Saluran Pencernaan dan Ilmu Kesehatan, di dalam kesehatan
(Sumber: Soerjohardjo, Sadatoen.1986. Ilmu Kesehatan untuk Sekolah Menengah Atas. Bandung:LubukAgung.)
1) Ringkasan tentang anatomi dan faal saluran pencernaan
Makanan masuk ke dalam mulut: di sini makanan dikunyah serta bercampur dengan liur. Lalu ditelan dan makanan sampai ke dalam lambung. Di dalam lambung makanan berada kurang lebih 4 jam, bercampur dengan getah lambung. Bila makanan sudah cukup lama dalam lambung, maka pylorus membuka, makanan dari dalam lambung, maka pylorus membuka, makanan dari dalam lambung melalui pylorus masuk ke dalam usus halus. Di bagian permulaan dari usus halus, makanan terus dicernakan karena pengaruh getah dari pancreas, empedu, dan getah dari usus halus sendiri. Di bagian bawah dari usus halus, makanan yang sudah dicernakan diserap oleh jonjot (Yakni alat penghisap makanan), masuk ke dalam pembuluh darah usus dan selanjutnya. Zat lemak tak melalui jalan ini, melainkan melalui pembuluh chyl dan selanjutnya. Sisa makanan yang tidak dicernakan terus masuk kedalam usus besar. Di sini tidak ada penyerapan makanan lagi, ekcuali penyerapan dari air dan garam. Makin ke bawah, makin kurang air yang terdapat dalam sisa makan itu. Sisa ditimbun, dalam poros usus sampai akhirnya dikeluarakn melalui dubur.
2) Sembelit. Pada umumnya orang buang air besar 2 kali sehari. Ada pula yang hanya 1 kali sehari. Tetapi ada pula orang yang tak teratur buang air besarnya, kadang-kadang 2-3 sehari sekali. Hal inilah yang disebut sembelit. (sembelit adalh pengeluaran isi poros usus yang tak sempurna atau yang tak teratur). Perlu kiranya untuk mengingat kembali faal dari saluran pencernaan. Isi saluran itu bergerak dari bagian atas ke bawah karena gerakan otot lingka yang terdapat pada dinding usus. Gerakan itu disebut gerak peristaltic. Bila otot yang terdapat pada dinding poros usus bekerja (mengerut), maka isinya yakni sisa makanan, akan keluar melalui dubur. Pengerutannya dipengaruhi 4 macam hal, yakni:
Ø Regangan, zat kimia, kebiasaan, reflex. Bila dalam poros usus terdapat cukup sisa makanan, maka otot akan teregang. Ini merupakan suatu rangsang bagi otot untuk berkontrasi (berkerut), maka isi dikeluarkan.
Ø Beberapa zat kimia seperti garam Inggris, Castrol-oil (kastroli), dapat menggiatkan gerak peristaltic usus, sehingga dengan demikian isinya dapat keluar dengan cepat sekalipun isinya tak berapa banyak.
Ø Kebiasaan pun suatu hal yang penting. Ada orang yang biasa buang air besar pada jam tertetnu, pada masing orang tidak sama waktunya. Ada yang selalu pada pagi hari setelah bagun tidur, ada yang pada siang hari setelah makan siang dan sebagainya.
Ø Reflex. Kadang dapat terjadi hal seperti berikut: setelah makan, jadi tegasnya setelah lambung terisi dengan makanan, maka orang itu merasa mau buang air besar. Pengisian lambung dengan makanan itu menimbulkan gerak reflex pada otot di dinding poros usus, sehingga ia pergi buang air besar.
3) Sebab sembelit, yakni:
Ø Kurangnya sisa makanan dalam diit
Ø Karena tidak mau atau menahan buang air besar
Ø Karena tidak dibiasakan
Ø Makanan dari “the so called civilized people” sering sudah dalam bentuk yang halus, sehingga tidak ada sedikit sekali bentuk yang halus, sehingga tidak ada sedikit sekali sisa makanan yang akan terjadi. Hal ini dapat menimbulkan sembelit, karena sebenarnya sisa makanan yang tidak tercerna akan terdapat dalam usus besar itu kita butuhkan sebagai rangsang usus
Ø Anak kecil sering tidak mau buang air besar, apa bila sedang asyik bermain. Dalam hal ini anak harus dilatih untuk segera mengeluarkan isi perut usus. Jangan ditahan-tahan. Bila sering menahannya, maka akan berakibat sembelit. Hal ini tidak terjadi pada anak saja, tetapi kadang juga terdapat pada orang dewasa.
Bila orang suka membiasakan buang air besar pada sesuatu waktu, misalnya pada pagi hari, maka pada umumnya tidak akan mengalami gangguan sembelit. Perhatikan! Sebab dari sembelit bila ditinjau dari sudut Ilmu Penyakit Dalam dan Ilmu Penyakit Syaraf banyak.
4) Mencegah timbulnya sembelit
Ø Diit yang cukup mengandung makanan yang tidak dapat dicernakan, supaya dapat menjadi sisa makanan yang merangsang usus. Dalam bahasa Inggris makanan seperti itu disebut roughages, terdiri dari sayuran yang berserat, kulit buah, jagung, dan lain-lain. Air juga harus cukup banyak yang masuk
Ø Jangan menahan bila ada hajat mau kebelakang
Ø Membiasakan diri buang airb esar pada waktu yang tertentu.
5) Pengaruh sembelit pada tubuh
Orang yang sering menderita sembelit sering tidak merasa sehat badannya, pusing. Hal ini disebabkan karena ada zat yang sebenarnya harus sudah dikeluarkan, diserap kembali oleh usus. Ada yang beranggapan, bahwa sembelit lama dapat mengakibatkan pekung usus, appendicitis, luka pada usus dan sebagainya. Hal ini belum atau tak dapat dinyatakan kebenarannya. Yang terang terdapat adalah penyerapan kembali dari zat yang harus sudah hilang. Bila hal ini berlangsung terus menerus, tentu tubuh akan menderita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar