Perihal Alkohol dan Garam Mineral, di dalam Ilmu Kesehatan
(Sumber: Soerjohardjo, Sadatoen.1986. Ilmu Kesehatan untuk Sekolah Menengah Atas. Bandung:LubukAgung.)
A) Perihal Alkohol
Alcohol adalah suatu cairan yang dapat memberikan kalori (7 kalori/ 1 gram). Yang dimaksud dengan alcohol adalah eithylalkohol, terdapat dalam minuman keras. Permakaian alcohol yang berlebihan berakibat gangguan, yakni sebagai ebrikut.
Misalnya dalam sehari orang minum ¼ liter alcohol, ini berarti bahwa orang ini mendapat 250x7 kalori=1750 kalori. Jika orang itu dalam seharinya membutuhkan 2500 kalori, maka dia masih membutuhkan lagi 750 kalori. Jumlah ini di dapatnya dari zat makanan yang dimakannya. Karena sebagian besar dari jumlah kalori yang dibutuhkan seluruhnya dapat sudah didapat dari alcohol, maka nafsu makan orang itu tak berapa besar lagi (dari makanan ia mendapat 750 kalori). Nilai makanan ini tentu amat kurang karena terlalu sedikit, lama-lama orang itu akan binasa. Keburukan lainnya adalah; alcohol berpengaruh bruk pada alat pencernaan, yakni: penyerapanzat makanan terganggu. Lagi pula alcohol berpengaruh apdasusunan saraf, menimbulkan kelainan dan gangguan kelumpuhan. Pemakaian alcohol yang berlebihan pun berakibat buruk terhadap keturunan.
B) Garam Mineral
Garam mineral pun bagi tubuh sangat dibutuhkan, sekalipun bukan sebagai zat yang memberi energy. Gunanya adalah:
Ø Memberikan tekanan osmosa yang tertentu dan tetap bagi cairan tubuh (lebih garam dapur NaCl)
Ø Mempunyai fungsi yang bersifat terhadap otot sel-sel pada umumnya (seperti KCl dan CaCl2 dalam perbandingan tertentu)
Ø Pembangunan dari tubuh kita seperti garam Ca untuk pembentukan tulang, garam Fe untuk pembentukan sel darah merah (Fe: ferrum: besi)
Garam itu pada umumnya mudah larut dalam air dan di dalam susu diserap tanpa mengalami perubahan apa-apa. Zat an organic yang harus ada adalah: Na, K, Ca, Mg, P, Cl, Fe, Cu, Mn, Br, F, J, dan mungkin Mo. Jika kekurangan “J”, mungkin akan timbul penyakit gondok, bila kekurangan Fe, akan timbul kurang darah (anaemie), bila kekurangan F, akan terjadi caries gigi.
Pantang garam
Kadar garam dapur (NaCl0 dalam darah kita adalah kurang lebih 0,68%. Ini berarti bahwa tubuh kita selalu membutuhkan garam dalam makanan kita sehari-hari. Bila seseorang kekurangan garam ini, maka dia akan merasa lemah tubuhnya. Kadang dengan sengaja dokter menasehati orang sakit untuk mengurangi makan garam dapur atau pantang garam, ini sama sekali untuk waktu tertentu. Hal ini berlaku misalnya pada penyakit yang disertai busung air dari tungkai bawah, di wajah, tekanan darah tinggi, cairan dalam rongga perut atau lain-lain. Garam dapur dalam tubuh mempunyai sifat dapat menahan air. Bila mengurangi garam ini, maka daya tahan pada air akan kurang. Maka air akan lebih mudah keluar tubuh. Dengan demikian busug air akan lekas kempes, demikian keterangna singkat tentang pantang garam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar