Pengelolaan Pariwisata Malaysia, bagian kedua
(Sumber:Baidhowi, Ahmad.2013.Sebar Promosi Ke Berbagai Negara. Kuala Lumpur: Jawa Pos Edisi Jumat 5 Juli 2013.)
Salah satu kunci kesuksesan industry pariwisata Malaysia adalah efektivitas kerja Malaysia Tourism Promotion Board (MTPB). Berikut laporan wartawan Jawa Pos Ahmad Baidhowi yan baru kembali dari Kuala Lumpur.
Saat ini Malaysia memiliki 13 MTPB (Malaysia Tourism Promotion Board) di dalam negeri serta 8 perwakilan pemasaran dan 36 kantor perwakilan yang tersebar di puluhan Negara. Untuk Negara dengan potensi besar, Malaysia mendirikan beberapa MTPB (Malaysia Tourism Promotion Board) sekaligus. Misalnya, dua kantor di Tiongkok dan India serta dua kantor di Indonesia dan Australia. Menteri Pelancongan dan Kebudayaan Malaysia Datuk Seri Nazril Abdul Aziz mengatkaan, pihaknya menetapkan empat sasaran untuk menggenjot kinerja industry pariwisata. Pertama, menarik lebih banyak turis asing. Kedua, memancing turis asing agar lebih lama tinggal dan lebih banyak berbelanja di Malaysia. Ketiga, menstimulasi munculnya budaya liburan di lingkungan warga Malaysia. Keempat, meningkatkan segmen MICE (meetings, incentives, conferencing, exhibitions) hingga 10 persen dari kedatangan turis asing. “Malaysia menargetkan pertumbuhan industry pariwisata sebesar 4,6 persen pertahun untuk mengejar target kunjungan turis asing hingga 36 juta dan penerimaan devisa MYR 168 miliar pada 2020,” ujarnya. Dengan kurs Rp3100 per MYR (Malaysia Ringgit), target tersebut setara Rp520 triliun. Untuk mengejar ambisius itu, Malaysia memiliki empat strategi. Pertama, meningkatkansense of ownership warga Malaysia agar mendukung program pariwisata. Kedua, mengembangkan lebih banyak event (conference, festival) untuk menarik turis. Ketiga, promosi melalui media social seperti Facebook, twitter, maupun Youtube. Keempat, meningkatkan aksesibilitas dengan menarik maskapai penerbangan untuk terbang ke dan dari Malaysia. Empat intensiatif strategi itulah yang digarap MTPB (Malaysia Tourism Promotion Board). Stategi lanjutan pun disusun berdasar karakteristik masyarakat di berbagai Negara. Untuk Amerika dan Eropa, Malaysia menawarkan paket wisata adventure di alam beas. Adapun untuk Negara di Asia, Malaysia menawarkan paket olahraga dan hiburan, kesehatan, hingga pendidikan. Direktur Malaysia Tourism Promotion Board di Jakarta Nor Aznan Sulaiman mengatatakn, strategi menggaet turis asing memang berbeda di setiap engara, “Misalnya di Indonesia, kami lihat banyak warga yang menyukai sepeda, sepak bola, dan music. Kami menyasar potensi itu dengan mengembangakn event di Malaysia,” kata pria 57 tahun yang aktif di MTPB (Malaysia Tourism Promotion Board) sejak 1990 tersebut. Peluang lain di bidang olaraga juga digarap. Selain event tahunan Formula I dan Moto Gp, Malaysia mengoptimalkan sepak bola. Potensi yang lain digarap adalah konsep penyanyi atau grup music kelas dunia. Dia meyakini banyak fans musisi dunia asal Indonesia yang bisa ditarik ke Malaysia. Aznan yang bertugas di Indonesia sejak Juni 2012 itu mengatakan, beberapa kali dalam setahun MTPB (Malaysia Tourism Promotion Board) di Indonesia juga mendatangkan pakar marketing pariwisata Malaysia. Pakar tersebut didatangkan untuk presentasi di hadapan puluhan perusahaan agen perjalanan dari berbagai kota di Indonesia yang diundang ke Jakarta. Dengan berbagai strategi itu, Malaysia berhasil menggaet jutaan turis asal Indonesia. Pada 2012, tercatat 2,4 juta warga Indonesia berkunjung ke Malaysia. Tahun ini Malaysia mematok target kunjungan 3 juta wisatawan “Jumlah (masyarakat) kelas menengah di Indonesia terus bertambah sehingga sangat potensial menjadi salah satu pasar terpenting bagi industry pariwisata Malaysia”, ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar