Artikel tentang Prostat/ Articles about Prostate FOR GENERAL MEDICINE

Artikel tentang Prostat

(Sumber: _.2013.Atasi Prostat dengan Herbal Alami. Madiun: Radar Madiun Jawa Pos Edisi Jumat 5 Juli 2013.)

          Gangguan prostat adalah salah satu penyakit yang menjadi momok bagi kaum pria. Biasanya penyakit ini muncul ketika seorang pria berusia di atas 50 tahun. Gejala yang sering dikeluhkan adalah sering tidak dapat menahan buang air kecil, apa lagi keinginan itu muncul ketika malam hari. Ditambah lagi, walaupun keinginan untuk membuang air kecil itu ada, tetapi air seni sulit keluar dan terasa sangat sakit. Sebenarnya apa itu prostat, apa penyebabnya sehingga timbul gangguan pada prostat, dan bagaimana menanganinya? Prostat adalah kelenjar seks pria yang terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kencing (uretra). Ukuran orgain ini sebesar biji kemiri dengan diameter empat sentimeter. Semakin bertambah usia, ukuran prostat akan semakin membesar. Pada pria usia 25-30 tahun prostat mencapai berat maksimal, sekitar 25 gram. Prostat berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat. Ketika pria mencapai usia puberitas, kelenjar prostat mulai membuat cairan mani. Dan, seiring dengan bertambahnya usia, pria dapat mengalami gangguan prostat diantaranya pembesaran prostat jinak, peradangan prostat, dan kanker prostat. Gejala yang sering diperlihatkan adalah pancaran kencing lemah, kencing tidak lampias, kencing terputus-putus, saat mulai kencing lama, sering kencing, kencing harus terburu-buru, mengompol atau kencing menetes, kencing di malam hari lebih dari dua kali. Gejala yang sering timbul di saat terkena radang prostat adalah rasa sakit sewaktu ejakulasi ketika berhubungan seksual, adanya darah di dalam sperma, dan fungsi seksual mengalami penurunan. Pencegahan gangguan prostat: menjalankan pola hidup sehat. Cara yang paling sederhana adalah mengonsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan yang penting bagi prostat, seperti tomat, avokad, dan kacang-kacangan. Cukupi kebutuhan lemak esensial. Asam lemak omega 3, dan mineral seng dapat mengurangi gejala gangguan prstat. Makanan yang kaya akan katekin terutama epigalokatekin galat (epillocatechinsgallate), selenium, sulforafan, dan vitamin C mendorong kemampuan system kekebalan tubuh dan menghilangkan racun pencetus kanker (karsinogenik). Tidak hanya itu, zat tersebut juga meningkatkan pembentukan enzim penumpas sel tumor dan kanker, termasuk kanker prostat. Seringlah mengonsumsi kubis-kubisan. Beberapa hasil penelitian menyebutkan, pria yang sering mengonsumsi kubis-kubisan kurang berisiko mendapatkan gangguan prostat. Periksakan kesehatan prostat secara rutin ke dokter. Ini untuk mengantisipasi munculnya gangguan pada prostat. Jika ditemukan suatu masalah, dapat segera memperoleh penanganan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar