Artikel mengenai Asam Urat, bagian 2/ Articles on Acid vein, part 2 FOR GENERAL MEDICINE

Artikel mengenai Asam Urat, bagian 2

(Sumber: _.2013.Orang Indonesia Paling Banyak Terserang Penyakit Asam Urat. Madiun: Radar Madiun Edisi Senin 1 Juli 2013.)


            Penyakit asam urat (gout) merupakan bagian dari ratusan jenis penyakit rematik. Dan bangsa Indonesia paling banyak dijangkiti penyakit ini ketimbang bangsa lain. Kadar asam urat normal pria adalah 3,4-7 dan wanita 2,4-6 mg/ dl. Dan angka kisaran dikatakan stabil apabila berada di sekitar 5. Tapi, apakah sebenarnya asam urat itu? Asam urat merupakan bagian metabolism purin dalam tubuh. Dalam keadaan normal, semua produk buangan ikut terbuang melalui urine atau saluran ginjal, teramsuk asam urat. Tapi, dalam kondisi tak normal, asam urat yang diproduksi tubuh menumpuk dalam sendi sehingga menimbulkan nyeri. Itu biasanya berlangsung hingga 24 jam setiap kumat, dan akan hilang dalam waktu 3-7 hari. Serangannya biasanya tiba-tiba alias akut. Gejala lain yang kerap timbul adalah pembengkakan di jemari. Selain oleh senyawa purin yang berlebihan akibat factor makanan, penyakit ini disebabkan factor genetic, alcohol, berat badan berlebih, obat tertentu, gangguan ginjal, usia, kurang minum air, serta penyakit diabetes, hipertensi dan lainnya. Untuk mencegahnya, banyak yang bisa dilakukan. Contohnya menghindari kegemukan, mengurangi makanan tinggi purin, memperbanyak minum air putih, menghindari latihan fisik berlebih, menghindari pemakaian sepatu tinggi dan sempit, serta menghindari stress. Makanan yang kaya purin itu adalah udang, remis, kerang, cumi-cumi, kaldu daging, alcohol, ragi, serta jeroan. Tapi, bagaimana dengan yang sudah terlanjur menderita penyakit itu? Obat bukanlah satu-satunya solusi untuk melawannya. Apalagi, dokter Iskandar Junaidi, pengarang buku “Rematik dan Asam Urat”, mengatakan, hingga saat ini tak ada obat untuk menyembuhkan penyakit rematik dan asam urat, kecuali yang disebabkan infeksi. Obat hanya bisa mengatasi gejalanya. Karena itu, yang perlu dilakukan penderita adalah menekan gejalanya. Berkaitan dengan ini, “British Journal of Clinical Pharmacology” menyatakan, lebih dari 80% gejala rematik dan asam urat reda setelah penderita melakukan terapi herbal. Apa contoh terapi herbal itu? Mengonsumsi biji kedelai. Bukankah kacang meningkatkan kadar asam urat? Tidak semua. Kandungan kedelai agak berbeda dari kacang lain. Lemak kedelai amat rendah, dan sebagian besar lemak tak januh, sehingga tak berbahaya. Purinnya juga rendah. Selain itu, ada senyawa yang tak banyak dimiliki tanaman lain. Namanya isoflavon, zat bioaktfi ini mampu memperlancar metabolism sehingga berbagai gangguan bisa diatasi bila ia dikonsumsi secara seimbang. Dalam sebuah penelitian, 2005, dinyatakan bahwa orang yang mengonsumsi protein kedelai bisa menghemat kalsium 50% dibanding yang mengonsumsi protein hewani. Peningkatan aktivitas esterogen dalam tulang terjadi karena reseptor estrogen di dalamnya terinduksi isoflavon, sehingga aliran nutrisi dan kalsium meningkat. Hal ini akan berefek pada peningkatan densitas tulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar