Mengetahui tentang: Shooting Footwork, Five Shooting Spots, & Ball Handling, di dalam Bola Basket
(Sumber: _.2013. DBL Camp. Surabaya: Jawa Pos Edisi Selasa 2 Juli 2013.)
Memasuki hari kedua penyelenggaraan DBL Camp di DBL Arena Surabaya, wawasan dan kemampun para camper mulai tambah. Sebab, empat skill station yang dierikan par pelatih World Basketball Academi (WBA) membuat mereka lebih berani menggali potensi diri. Sebanyak 125 camper putra dan 122 camper putrid mengikuti empat sesi skill station drill lanjutan kemarin (1/7). Empat skill station drill tersesbut adalah shooting footwork, five shooting spots, ball handling, dan offensive moves. Salah seorang camper mengatkana, perubahan mulai dirinya rasakan pada hari kedua penyelenggaraan DBL Camp. “Sekarang jadi tahu lebih banyak tetanng fundamental basket. Latihan keras pun rasanya tidak sia-sia. Di sini juga ada pengetahuan tentang perawatan cidera. Lengkap bagnet deh,” ungkap Wahyu, camper asal SMAN 3 Padang Panjang.
A) Shooting Footwork. Sesuai dengan namanya, sesi ini menekankan pengembangan skill dalam menerima, lantas menembak bola dengan baik dan benar secara fundamental. Tim pelatih mengajarkan cara menembak dengan posisi seimbang. Ini meliputi letak tangan dan kaki yang tepat saat menembak bola.
B) Five Shooting Spots. Focus latihan ini adalah setiap camper harus memasuki masing-masing tiga bola di lima titik. Artinya, camper harus melakukan total 15 kali shoot. Dibutuhkan 1 shooter, 1 passer, 1 rebounder, dan 2 bola agar latihan ini berjalan mulus. Ulangi dan catat hasil latihan. Camper membukukan hasil sempurna jika memasukkan bola 15 kali beruntun.
C) Ball Handling. Materi latihan ball handling adalah materi yang sangat fundamental. Camper dituntut menguasai teknik dan jenis penguasaan bola secara baik dan benar. Titik tekan latihan meliputi posisi tangan agar bisa mengontrol bola dengan baik dan pandangan tetap ke atas. Tim pelatih dari Australia juga menekankan pentingnya posisi atletis, yakni bergerak dengan lincah dan cepat sepanjang waktu.
D) Offensive Move. Dalam melakukan penyerangna, crossover dan dilanjutkan dengan shooting oleh cmper menjadi hal utama. Ada tiga cone yang diletakkan sebagai alat bantu. Tim pelatih menekankan juga pengembangan skill untuk melakukan stride stop atau jump stop. Triple threat stance juga menjadi bagian dari latihan yang penting dalam offensive move.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar