Patah Tulang dan Cara Memberi Pertolongan Pertama, di dalam Ilmu Kesehatan
(Sumber: Soerjohardjo, Sadatoen.1986. Ilmu Kesehatan untuk Sekolah Menengah Atas. Bandung:LubukAgung.)
Ada dua macam patah tulang, yakni:
Ø Patah tulang tertutup (tak ada kerusakan pada kulit)
Ø Patah tulang terbuka (ujung tulang keluar menembus kulit)
Pada yang kedua ini bahaya infeksi besar sekali
Gejala patah tulang adalah:
Ø Rasa nyeri pada tempat yang patah, lebih bila digerak atau ditekan
Ø Pembengakakn pada tempat yang patah
Ø Mungkin bentuk anatomis berubah (misalnya tungkai lebih pendek atau memuat sudut dan lainnya)
Ø Bagian yang patah tidak dapat digerakkan dengan aktif, bila kedua bagian tulagn digerakkan, akan terdengar krepitasi (suara kretek-kretek). Jangan melalukan ini, karena nyeri sekali dan membahayakan korban.
Pertolongan pertama pada tulagn patah:
Ø Baringak korban
Ø Kemudian emmasang bidai (spalk). Untuk bidai dipakai bermacam benda seperti kayu yang ringan dan lurus, gagang sapu, garisan, dan lainnya. Panjang bidai harus cukup panjang hingga sendi di sebelah atas dan sebelah bawah bagian tulang yang patah termasuk juga. Antara bidai dan bagiann yang akan dibidai baiknya diganjal dengan kain atau kapas. Balutlah kuat-kuat, kecuali bagian yang patah. Kalau ada bahaya syok, berikan minuma air panas, kalau ada perdarahan, hentikan dahulu perdarahan ini. Kemudian kirim lekas ke rumah sakit. Bila ragu apakah patah tulang atau bukan, anggap sajalah sebagai patah tulag.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar