Pemanfaatan Teknologi untuk Produksi Pangan, di dalam Biologi
(Sumber:_. Pintar Ilmu Pengetahuan Alam-Biologi untuk Sekolah Menengah Pertama. Surabaya:CVPustakaAgungHarapan.)
A) Program Utama Indonesia untuk produksi pangan. Adapub program utama pemerintah dalam usaha untuk meningkatkan produksi pangan adalah:
1) Ekstensifikasi. Ekstensifikasi merupakan suatu usaha guna meningkatkan hasil panen, perluasan hasil pertanian, hasil perternakkan, perikanan, perluasan areal perternakan, areal penangkapan ikan lewat budi daya ikan dan lainnya.
2) Diversifikasi. Diversifikasi merupakan sebuah usaha yang digunakan untuk penganekaragaman.
3) Intensifikasi. Intensifikasi merupakan sebuah usaha guna meningkatkan sumber daya alam dengan memanfaatkan segala macam sarana produksi dan teknologi tepat guna, sehingga dapat menghasilkan produksi sesuai yang kita harapkan.
4) Rehabilitasi. Rehabilitasi merupakan suatu usaha untuk memulihkan kembali kemampuan untuk berproduksi sumber daya pertanian yang kritis dan memulihkan usaha tani di daerah yang masih rawan, sehingga dapat menghasilkan hasil yang memadahai dan mutu yang baik.
B) Peranan Teknologi Guna Meningkatkan Produksi Pangan. Peranan kemajuan teknologi demi meningkatkan produksi pangan adalah:
1) Mekanisme pertanian. Contoh: penemuan mesin pembajak, mesin pemanen, mesin pemotong padi.
2) Inseminasi buatan. Tujuan menggunakan system inseminasi adalah: Pertama, dengan melakukan kawin silang, agar mendapatkan bibit yang unggul, contoh: jagung hibrida, jagung dengan dua tungkul. Kedua, penyuntikan ekstra hipofisis guna meningkatkan produktivitas ikan.
3) Penemuan bibit unggul. Penemuan bibit unggul dengan melakukan persilangan terhadap tanaman pangan ataupun ternak peliharaan.
4) Hidroponik. Hidroponik merupakan penanaman satu tanaman di botol, plastic, pot, bak, dan lainnya.
5) Pemberantasan hama dan penyakit. Pemberantasan terhadap hama dan penyakit itu dilakukan dengan menggunakan zat kimia atau secara biologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar