Mendekorasi Rumah dengan Cat Warna Putih/ Decorate the White House with Paint Colors FOR GENERAL GENERAL

Mendekorasi Rumah dengan Cat Warna Putih

(Sumber: Cahyani, Ni Ketut Budi.2013.Clean and, Dominasi Putih. Surabaya: Jawa Pos Edisi Selasa 28 Mei 2013.)

          Bagi Ni Ketut Budi Cahyani dan suami, Ketut Wijaya, hunian keluarga harus memenuhi beberapa unsure. Di antaranya, sirkulasi udara dan cahaya alami yang sehat, pepohonan rindang, serta unsure air yang mendinginkan suasana rumah. Tempat tinggal mereka di kawasan Bintaro Jaya, Tangerang, ditata simple dan memenuhi unsure tersebut. Warna putih mendominasi rumah yang berdiri di lahan seluas 300 meter persegi itu. Seluruh dinding interior bercat putih. Leen perabotan pun banyak menggunakan warna putih dan turunannya. Aksentuasi warna terletak pada lukisan yang menghiasi beberapa sudut rumah. “Lukisan yang dipajang di dinding mewanikili ekspresi seni kami<” tutur si empunya rumah yang berasal dari Bali itu. Di ruang tamu yang merupakan ruangan pertama dari pintu masuk, sebuha luksian “colorful;” menyambut mata. Kemudian, area tengah yang merupakan ruang keluarga dilengkapi sofa krem yang nyaman. Terdapat lukisan potret keluarga yang berhadapan dengan lukisan bernuansa Bali. Sebuah piano ditelakkan di sudut ruangan, biasa dimainkan sang nyonya rumah saat sedang bersantai dengan keluarga. Area tengah tersebut sengaja dibuat los, menyatu dengan meja makan dan “view” taman belakang. Ada pula ruang menonton TV sekaligus ruang bermain untuk kedua anak laki-laki mereka. “ruangan ini favorit kai berempat. Di saat weekend, bisa berlama-lama di sini bermain dengan anak-anak,” ujar Ketut yang sama berkarir di perbankan dengn suami. Selain ruang menonton TV, spot favorit berikutnya adalah pinggir kolam bermain sedalam sekitar 40 cm di elakang rumah. Terdapat kursi santai dan mainan ayunan untuk anak. Pepohonan hijau membuat udara terasa segar. Dalam menata rumah, Ni Ketut banyak menggunakan unsure kayu. Yang dipilih adalah yang jneis warnanya “light”. Misalnya, tangga menuju lantai atas, meja, dan pinrati lainnya. Perabotan tidak terlalu banyak, dipilih yang fungsional, “Konsep rumah kami minimalis, clean and neat, sangat sedikit ornament yang tidak perlu,” cetusnya. Salah satu trik agar makin fungsional, ruang kosong di bawah tangga dimanfaatkan menjadi lemari. Hal tersebut dilakukan agar rumah terasa lega dan nyaman untuk anak-anak mereka yang berada dalam usia aktif. Untuk menghasilkan kesan lebih lapang, Ni Ketut banyak bermain dengan cermin di berbagai sudut ruangan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar