Luka dan Pemberian Pertolongan Pertama, di dalam Ilmu Kesehatan/ Wound and First Aid Provision, at the Health Sciences

Luka dan Pemberian Pertolongan Pertama, di dalam Ilmu Kesehatan

 (Sumber: Soerjohardjo, Sadatoen.1986. Ilmu Kesehatan untuk Sekolah Menengah Atas. Bandung:LubukAgung.)

Luka adalah kerusakan dari bagian kulit. Hal ini disebabkan oleh benda tajam (misalnya pisau, welat, keris, dan lainnya) atau benda tumpul (pukulan dengan kayu, batu, tinju, terbanting pada lantai, dan lainnya). Pada tiap luka terjadi perdarahan. Perdarahan dapat keluar (ini dapat kita lihat), mungkin pula ke dalam badan.

Tindakan:

Ø  Pada tiap luka ada kemungkinan terjadi infeksi, karena basil terdapat di mana-mana (di kulit, tangan, air, darah, dan lainnya). Karena inilah maka bahaya infeksi melalui luka tersebut harus dicegah sedapat mungkin.

1) Luka yang kecil dan tidak dalam cukup dioleskan dengan yodium tinctuur atau mercurochroom, kemudian baiknya dibalut degnan balut steril. Luka pada wajah atau perut baiknya diobati dengan mercurochroom.

2) Bila lukanya kecil tetapi dalam, misalnya karena tusuk sate, pisau, panah, keris dan lainnya, maka perlu mendapat perawatan dari dokter. Mungkin sekali di bagian dalam luka itu tinggal kotoran dan basil yang dapat membahayakan. Dalam keadaan seperti ni cukup diberi balut steril, kemudian selekas mungkin di bawa ke dokter.

3) Luka yang besar dan dalam, apalagi bila bercampur dengan kotoran jalan, perlu sekali dirawat oleh seorang dokter. Usahamu untuk memebrsihkan mungkin akan menambah buruknya keadaan 9kotoran malahan masuk ke dalam luka). Bila terjadi luka, biarkan darah sebentar mengalir ke luar, dengan demikina kotoran yang terdapat pada luka terbawa keluar. Luka dapat dibersihkan dari kotoran dengna air pipa, air yagn sudah direbus, lebih baik dengan larutan rivanol, boorwater, sublimaat, dan lainnya. Tutuplah luka dengan pembalut steril; lalu lekaslah kirim korban ke dokter.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar