Contoh Kultum Ceramah, bagian Kedua/ Lecture Kultum example, part two FOR GENERAL GENERAL

Contoh Kultum Ceramah, bagian Kedua

(Sumber: Kultum ceramah hari Jumat. Kelas XI. 2011-2012. Ponorogo: Senior High School 1 Ponorogo)

Bismillahirahmannirrahim

Ø Judul: bersyukur

(Tanggal: 29 Agustus 2011)

          Kita harus bersyukur kepada Alla sehingga kita bisa terselamatkan dari api neraka.

Ø Judul: Idul Fitri

(tanggal: 9 September 2011)

Kita bisa mengetahui mana yang hak. Mengenai Al Quran sebagai petunjuk kehidupan. Idul Fitri menurut Quran Surat Ali Imron ayat 133: “Taatlah kepada Allah dan Rasul: sehingga kita ingin mendapat rahmat kita pathui Allah dan Rasul. Dan bersegeralah ampunan Allah yang luas seluas bumi dan langit untuk orang yang bertakwa. Di bulan Ramadhan untuk membayar zakat. Ciri-ciri orang yang bertakwa yakni melapangakn nafkah di waktu sempit maupun lapang, bisa menahan amarah; mau memaafkan kesalahan sesama manusia.

Ø Judul: Puasa Syawal

(Tanggal: 16 September 2011)

          Syawal (bukan bulan pelampiasan hawa nafsu). Pepatah Arab: “Kita hari ini harus lebih baik dari hari kemarin”. Hal ini terinspirasi karean hari ini harus lebih baik. Ayam bertelur akan murni ada yang bertelur akan mengeluarkan kotoran. Di bulan Syawal ini, diberikan kesempatan baik. Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk masa di masa depan.

Ø Judul: Tingkah laku

(tanggaL: 23 September 2011)

Akhlak kasanah di contohkan oleh Nabi Musa. Akhlak karimah di contohkan oleh Nabi Isa, Akhlak Adim di contohkan oleh Nabi Muhammad Saw. Pentng akhlak sangat penting untuk dunia dan akhirat.

Ø Judul: Hidup di dunia

(Tanggal: 30 September 2011)

Kita harus lebih baik dari kemarin. Ibarat di dunia seperti mampir minum. Kita harus menggunakan waktu sebaik-baiknya. Kita harus berusaha dan menata niat kita tidak termasuk orang-orang yang  merugi. Termasuk kita harus berintropeksi. Yang terpenting tidak mengabaikan waktu.

Ø Judul: Belenggu Kehidupan

(tanggal: 2 Oktober 2011)

Enam belenggu kehidupan:

1) Hidup itu mudah, padahal sebuah ujian

2) Banyak orang tak berani mengambil resiko

3) Su’udzon, padahal seahrusnya Kusnudzon

4) Serba instan, padahal seharusnya proses.

5) Ngrasani (ngrumpi), padahal seharusnya belajar

6) Meminta, padahal seharusnya membeli.

Ø Judul: Banyak Tertawa dan Efeknya

(Tanggal: 20 Januari 2012)

Barangsiapa banyak tertawa nanti akan mengalami sepuluh siksaan. Banyak tertawa membuat hati mati. Efek dari tertawa kehilangan kewibawaan, selain itu dapat menjadi teman setan. Orang yang dimurkai oleh Alla efeknya akan merugikan diri kita sendiri. Selain itu efeknya akan sulit di hisab di akhirat, selain itu efeknya tidak diakui oleh umat Islam. Efek lainnya membuat aib diri sendiri.

Ø Judul: Budi Pekerti

(Tanggal: 3 Februari 2012)

Berbuat kepada orang alin merupakan hak orang, saling bertukar pikiran dan tidak menjelek-jelekan di belakang atau ngrumpi kepada orang yang mati. Hal orang-orang jangan menjelek-jelekan orang alin .tidak boleh meremehkan orang alin dan mengolok-olok orang lain. Meremehkan seorang muslim dan meremehkan dari seseorang buruk dan hina. Cukuplah orang yang buruk yang meremehkan sesama umat muslim.

Ø Judul: Mencari Ilmu

(Tanggal: 10 Februari 2012)

          Barangsiapa jalan menuju ilmu maka Allah memberikan jalan ke surge. Orang berilmu mendapat pedoman, mana yang baik dan buruk sehingga pilihan selalu tepat. Sebaliknya, jahat pasti salah menemukan jalan. Allah akan menaikkan derajat orang yang beriman dan berilmu. Ilmu untuk orang mulia, harus gigih, mencari ilmu untuk di akhirat.

Ø Judul: Ilmu yang Bermanfaat

(Tanggal: 18 Februari 2012)

Kita harus menghindari hal-hal negative. Ingatlah Engkau tidak dapat ilmu bermanfaat kecuali enam syarat.

1) Cerdas/ dakiyun
2) Tamak, hidsun (Ilmu)
3) Belajar dengan penuh kesabaran
4) Biaya
5) Petunjuk dan doa guru
6) Waktu yang baik/ Tuluzamus

Ø Judul: Rumus Kehidupan

(Tanggal: 2 Maret 2012)

          Kita meskipun sibuk tidak boleh melupakan ibadah-ibadah dan jangan melupakan waktu kita kepada Allah 3X. di dalam Al Quran dijelaskan bahwa kita tidak boleh bermegah-megahan dalam kehidupan. Sesibuk apa kita, harus menyempatkan kepada Allah SWT.

Ø Judul: Istiqomah

(Tanggal: 9 Maret 2012)

Di dalam shalat terdapat dzikir, pada waktu shalad Ied juga mengumandangkan takbir.semoga Allah SWT memberikan kepada kita bermental pad Allah SWT, terbaik, berakhlak baik. Istiqomah merupakan hal yang baik untuk menjalankan kehidupan.

Ø Judul: Persiapan Kematian

(Tanggal: 30 Maret 2012)

Setiap yang berjiwa akan kembali. Seharusnya kita menggunakan waktu. Dengan begitu kita harus menyiapkan persiapan seperti alam barzah (sebuah alam dengan menontonkan neraka dan surga). Kebaikan dan keburukan seseorang. Dengan memperlihatkan kehidupan. Kematian tidak di bilang pada orang yang mau mati tersebut.

Ø Judul: Hawa Nafsu

(Tanggal: 13 April 2012)

Kita tidak harus terdorong oleh hawa nafsu. Batin yang baik yakni selalu mendorong hal yang baik, sedangakn tidak mendorong negative. Nafsu Mutmainah: jiwa yang tenang, orang yang merasa tenang, ibada akan tenang, dan selalu melalui kehidupan. Semoga kita termasuk golongan yang mukmin dan beriman.

Ø Judul: pendapat Sufi Syeik Said

(Tanggal: 27 April 2012)

Pendapat Sufi Syeik Said, berpendapat lima hal:

1) Apabila ingin mendapatkan rizk hendaknya melakukan shalat Duha.

2) Melakukan shalat Tahajud agar mendapat cahaya hidayah

3) Akan mendapat kemudahan dengan membiasakan Al Quran

4) Kemudhaan saat sirotolmustakhim dengan puasa dan sodaqoh

5) Dzikir untuk meningkatkan takwa.

Ø Judul: Allah SWT bersama kita

(tanggal: 4 Mei 2012)

Segala puji syukur kepada Allah sehingga kita dapat melaksanakan ibadah. Masyarakat tidak jarang untuk meminta penjaga keamanan dan tidak jarang pencuri dapat menerobos pengawasan penjaga keamanan. Namun Allah SWT mengawasi manusia, bersama manusia. Dan Allah SWT lebih dekat dari urat nadi kita. Allah mengawasi manusia dengan malaikat. Kita selalu di awasi malaikat untuk mencatat amal baik dan amal buruk. Pengawasan dengan diri sendiri.

Ø Judul: Petunjuk Hidayah

(Tanggal: 11 Mei 2012)

Shalat berjamahan 27 derajat, naun sedikit yang melakukan hidayah tersebut tetapi seberapa persen yang mendapat hidaya. Misalnya: di dalam Al Quran ditegaskan bahwa sudah ada  Shalat Jumat maka bergegaslah untuk shalat Jumat. Tenang-tenang saja ketika akan diperintahkan shalat Jumlat. Orang yang tidak mendapat hidayah, orang tersebut keras dan mati. Tidak menerima apapun dari orang lain.

Ø Judul: Kejujuran

(Tanggal: 18 Mei 2012)

Dalam bahasa Jawa, aka nada jaman edan. Kita mengedepankan pendidikan berkarakter bangsa. Di mulai sejak dini hingga dewasa. Dengan mengerjakan ujian dengan jujur. Dengan proses mengerjakan secara jujur, apabila tidak jujur maka sama saja bohong. Secara tidak langsung menebar binih yang jelek. Apabila terbiasa menyontek akan menimbulkan binih-binih manipulasi. Mari kita mengerjakan ujian dengan jujur.

Ø Judul: Jiwa yang Terpendam

(Tanggal: 25 Mei 2012)

Kualitas hidup ini harus digunakan secara sebaik-baiknya. Dengan belajar sebaik-baiknya. Dengan cara ini adakn pula bisa mengurangi hal-hal yang tidak bai. Jika tidak dapat mengerjakan hal-hal yang baik, maka hal itu mengingat kita pada Allah seperti shalat lima waktu. Apabila kita senantiasa khusyuk maka kita akan tenang. Marilah kitta harus meneruskan untk melakukan hal yang terbaik dalam kehidupan kita.


Alhamdulillahirobilalamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar