Pusat Romawi Kuno dengan Peradaban Tertua dan Kehidupan Masyarakat/ Ancient Roman Civilization Center with the oldest and Community Life FOR JUNIOR HIGH SCHOOL HISTORY


Pusat Romawi Kuno dengan Peradaban Tertua dan Kehidupan Masyarakat

(Sumber: Suparman.2003.IPS Sejarah.Surakarta:Tiga Serangkai.)

Romawi Kuno terletak di Semenanjung Apenina atau Italia sekarang dan Pulau Sicilia di ujung bagian barat. Tanahnya berupa pegunungan yaitu Pegunungan Apenina sebagai kelanjutan Pegunungan Alpina di bagian utara. Pegunungan itu membujur arah barat laut tenggara. Hal itu menyebabkan Italia terbagi menjadi dua daratan, yaitu daratan bagian barat dan bagian timur. Dataran rendahnya hanya sempit, terletak di sepanjang pantai dan lembah sungai. Di bagian selatan, sekitar Gunung Visuvius tanahnya subur sehingga dapat menghasilkan padi, jagung, sayuran, zaitun dan anggur. Daerah yang tidak subur dan agak kering berupa padang rumput untuk peternakan. Hasil tambangnya berupa besi, tembaga, emas dan marmer. Semenanjung Apenina lebarnya hanya kurang lebih 200 km dengan panjang pantainya3.200 km, tinggi pegunungan berkisar 1.300-3.000 m. di bagian utara beriklim sedang yang agak kering dan bagian selatan subtropics yang lebih basah. Di sebelah barat berbatasan dengan Laut Tirrhenia dan Pulau Sardina, sebelah utara dibatasi Pegunungan Alpina, sebelah timur berbatasan dengan Laut Adriatik, dan sebelah tenggara berbatasan dengan Yunani dan Laut Ionia. Semenanjung Italia mempunyai garis pantai yang panjang sehingga sebagian besar penduduknya terpusat di pantai. Mereka sebagian besar bermatapencaharian sebagai pedagang dan nelayan. Kebudayaan yang berkembang di Romawi mempunyai ciri khas kebudayaan laut dan sejak beberapa abad Sebelum Masehi sudah maju.

(A)  Sejarah Perkembangan Romawi. Sejarah romawi dalam perkembangannya dapat dibagi dalam tiga zaman, yaitu sebagai berikut:

(1)    Zaman Kerajaan Romawi (750-510 SM). Masyarakat Romawi merupakan percampuran bangsa Latin (asli dengan bangsa Etruska yang merupakan bangsa pendatang. Bangsa Etruska masuk ke Semenanjung Apenina pada abad ke-8 SM dan menaklukkan bangsa Latin. Selanjutnya, bangsa Etruska mendirikan Negara-negara kota atau polis yang jumlahya mencapai tujuh buah yang salah satunya di antaranya adalah polis Romawi. Menurut cerita lama, Romawi Kuno didirikan oleh Romus dan Romulus pada tahun 753 SM. Mereka adalah keturunan pahlawan Troia. Semula wilayah Romawi Kuno hanya meliputi kota Roma yang semakin lama mengalami perkembangan pesat. Romawi Kuno diperintah oleh seorang raja dengan kekuasaan yang absolute. Ia merangkap sebagai panglima perang dan hakim tertinggi. Raja bersama dengan Senate (Dewan Perwakilan Rakyat) bertugas membuat undang-undang. Anggota Senate berjumlah 300 orang yang terdiri atas para bangsawan (patricia). Rakyat biasa juga mempunyai dewan yang disebut Comitea Curiata, tetapi pengaruhnya sangat kecil. Pada zaman Kerajaan Romawi diperintah oleh tujuh orang raja. Raja yang terkenal adala Pompillius. Dalam perkembangannya, kaum bangsawan lebih berkuasa daripada raja sehingga pada tahun 510 SM meletuslah Revolusi Bangsawan. Raja diturunkan dari takhtanya dan bentuk pemerintahan berubah menjadi republic yang dikuasai oleh kaum bangsawan.


(2)    Zaman Republik Romawi (510-27 SM).

(a)  Republik Aristokrasi. Republic Romawi Kuno yang baru berdiri itu sebenarnya merupakan republiknya kaum bangsawan, bersifat aristokrasi dan masih merupakan Negara kota (polis. Pada saat itu, masyarakat Romawi Kuno terbagi menjadi dua gologan, yaitu: pertama, patricia atau golongan bangsawan, dan kedua, plebeian atau golongan rakyat kecil. Golngan Patricia mempunyai hak yang lebih besar daripada golongan plebeian. Golongan patrica memegan pemerintahan di Romawisedang golongan plebeian tidak mempunyai hak. Akibatnya golongan plebeian selalu berusaha untuk menuntut persamaan hak sehingga terjadi pemberontakan. Selama ratusan tahun golongan plebeian berjuang, akhirnya berhasil menyamakan haknya. Dengan demikian, seluruh Romawi Kuno dapat disatukan. Susunan pemerintahannya adalah sebagai berikut:

i)        PPemerintahan tertinggi dijalankan oleh dua orang Konsul yang dipilih dari kaum patricia dengan masa jabatan satu tahun. Mereka didampingi oleh Senate sebagai dewan penasihat.


ii)       Ada dua perwakilan. Pertama, yaitu dewan perwakilan yang terdiri atas kaum patricia. Dengan perwakilan yang kedua terdiri atas kaum bangsawan dan kaum plebeian.


iii)     Ada empat orang anggota dewan yang mempunyai hak veto (hak membatalkan keputusan senate). Mereka disebut Tribuni Plebis. Dengan hak ini kelompok Tribuni Plebis dapat membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara baik.


iv)     Untuk mengatur urusan agama di tingkat pusat diserahkan pada Ponifec Maximus.


(b)  Imperium Romanum. Setelah berhasil memperkukuh kedudukannya di dalam negeri dan memperkuat militernya. Republic Romawi Kuno mulai mengadakan ekspansi ke  luar wilayah. Pada tahun 266 SM seluruh Semenanjung Apenina telah dikuasai. Romawi Kuno terus menyerang Republik Dagang Carthago di Afrika Utara. Negeri itu telah lama didirikan oleh bangsa Punisia (Syria) dan berkembang menjadi pusat perdagangan ramai. Romawi Kuno merasa tersaingi oleh Carthago sehingga terjadi perang hebat yang berlarut-larut antara Romawi Kuno dan Chartago. Perang pertama pada tahun 264-241 SM dan Chartago kalah. Perang kedua meletus pada tahun 218-210 SM dan Chartago juga mengalami kekalahan. Pada tahun 146 SM, Chartago berhasil dihancurkan oleh Romawi Kunp. Selanjutnya, Romawi Kuno menyerbu Macedonia dan Syria yang sebelumnya membantu Carthago. Penyerangan berlangsung pada tahun 214-148 SM dan akhirnya Macedonia dan Syria jatuh ke tangan Romawi Kuno. Daerah kekuasaan Romawi Kuno menjadi luas meliputi seluruh daerah di sekitar Laut Tengah beserta kepulauannya, Spanyol, Perancis, Inggris Selatan, Eropa Barat dan Tenggara, Asia Kecil, Timur Tengah, Arab, Mesir, dan Agrika Utara. Inilah sebuah Imperium Romanum (Romawi) yang dikendalikan oleh pemerintah pusat di Roma dan dipertahankan dengan kekuatan militer yang tangguh. Daerah kekuasaan Romawi Kuno yang luas menimbulkan akibat, antara lain sebagai berikut:

i)        Kota Roma semakin padat penduduknya. Tanah di kota dikuasai orang kaya dan pejabat penting. Para petani semakin banyak yang pindah ke kota, padahal lapangan kerja di kota belum berkembang luas sehingga di antara mereka banyak yang menjadi gelandangan. Mereka yang hidup menggelandang disebut kaum proletar.


ii)       Daerah jajahan Romawi Kuno dibagi menjadi beberapa provinsi yang dipimpin oleh gubernur. Dari pemerintah dan merangkap sebagai panglima perang. Para gubernur memiliki kekuasaan yang besar dan dapat menarik pajak dari rakyat. Masa jabatan gubernur hanya satu tahun sehingga para gubernur itu sering menggunakan kesempatan itu untuk memperkaya diri.


iii)     Tentara Romawi Kuno banyak yang sewaan dari suku-suku asing karena semakin sedikitnya petani sebagai penduduk asli Romawi yang merdeka dan berperan sebagai prajurit.


iv)     Di tingkat pemerintahan pusat mulai timbul kelompok kekuatan yang saling berhadapan dan saling menjatuhkan, seperti Senate dan para panglima perang.


v)      Kekuasaan Senate menjadi semakin besar. Senate tidak hanya berkuasa dalam bidang legislative tetapi juga dalam bidang yudikatif. Fungsi Senate yang semula sebagai badan penasihat berubah menjadi badan yang paling berkuasa.

Romawi zaman republic mencapai kejayaan pada masa pemerintahan Julius Caesar. Ia melakukan berbagai perubahan, yaitu: pertama, memperbesar anggota dewan rakyat; kedua, memberikan kewarganegaraan yang penuh di seluruh provinsi; ketiga, mengadakan pembauran penduduk; keempat, menetapkan penanggalan.


(3)    Zaman Kekaisaran Romawi (27 SM-476 M). Setelah terjadi perang saudara dan saling berebut kekuasaan antara panglima perang dan Senate, pada tahun 27 SM, Octavianus berhasil menjadi pemegang kekuasan tunggal. Ia diangkat oleh Senate menjadi Kaisar Romawi yang pertama dengan gelar Imperator sehingga berakhirlah zaman pemerintahan Republik Romawi. Seorang kaisar selain memegang kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan juga merangkap sebagai Konsul, pemimpin agama, bahkan dianggap sebagai dewa. Itulah sebabnya Senate member Kaisar Octavianus gelar Augustus yang artinya yang maha mulia. Octavianus adalah kaisar yang cakap, berwibawa, dan bijaksana. Ia melakukan penertiban dan pembangunan di segala bidang. Untuk menyejahterakan para petani dilakukan penataan kembali pemilik tanah (landreform) di setiap provinsi sehingga rakyat kembali hidup aman dan tentram. Demikian pula dengan para perajin, peternak, pedangang dan pelaut. Octavianus mendapat dukungan yang luas dari seluruh lapisan masyarakat. Karena itu masa pemerintahannya dapat berlangsung lama (27 SM-14 M). Para kaisar pengganti Octavianus yang  terkenal adalah Kaisar Tiberus, Kaisar Nero, Kaisar Vespasianus, Kaisar Hadrianus, Kaisar Antonius Pius, dan Kaisar Konstantinus. Pada saat pemerintahan Konstantinus (330 M), Ibu kota Romawi kuno dipindahkan dari Roma Ke Bizantium. Pada tahun 395 M, Kaisar Theodosius terpaksa membagi kerajaan menjadi dua, yaitu Romawi Barat yang beribu kota di Roma dan Romawi Timur atau Bizantium dengan ibu kota di Konstantinopel.


(B)  Masa Keruntuhan Romawi Barat. Setelah kekaisaran Romawi dipecah menjadi dua oleh Theodosius, kekuatan pertahanan Romawi Barat menjadi berkurang. Keadaan ini diperburuk oleh situasi politik di dalam negeri yang tidak stabil. Para kaisar kurang bertanggung jawab terhadap pemerintahan dan rakyatnya. Sementara itu, para panglima semakin besar kekuasaannya. Perbenturan kepentingan dan kekuasaan keduanya sering terjadi. Nasib rakyat kurang diperhatikan. Secara umum, faktor penyebab keruntuhan Romawi Barat adalah sebagai berikut:

i)        Rasa tidak puas terhadap pemerintahan pusat semakin meluas dan mendalam sehingga banyak provinsi ingin lepas dari pemerintahan pusat.


ii)       Pemerintahan semakin banyak menggunakan tentara sewaan dari suku asing yang semangat juang dan dedikasinya lemah sehingga pertahanannya pun menjadi lemah terutama di perbatasan utara. Akibatnya, suku dari Jerman masuk ke wilayah Romawi.


iii)     Adanya serbuan suku asing dari utara (Jermania, Vandal dan Goth) yang dapat membobol pertahanan Romawi dan merusak segala sesuatu yang mereka jumpai.

Pada tahun 276 M, seorang raja dari suku Jermania berhasil mengambil alih kedudukan Kekaisaran Romawi Barat yang terkahir. Dengan demikian tamatlah Kerajaan Romawi yang telah berdiri 12 abad lebih. Keruntuhan Romawi Barat tidak berpengaruh di Romawi Timur. Bizantium masih mampu bertahan 10 abad kemudian. Hal ini disebabnya karena letaknya yang strategis baik dari segi ekonomi maupun militer.


(C) System kepercayaan. Kepercayaan orang Romawi bersifat politeisme. Dewa yang disembah mirip dengan dewa bangsa Yunani, hanya namanya saja yang berbeda. Nama dewa Romawi mirip nama planet, seperti berikut ini:


i)        Dewa Jupiter sebagai pemimpin para dewa.


ii)       Dewi Venus sebagai Dewi Kecantikan.


iii)     Dewi Minerva sebagai Dewa Ilmu Pengetahuan.


iv)     Dewi Juno sebagai permaisuri Jupiter.


v)      Dewa Neptunus sebagai Dewa Laut.

Kecuali percaya pada para dewa, pada masa pemerintahan Kaisar Augustus juga telah lahir agama baru, yaitu agama Kristen yang kemudian membawa pengaruh besar terhadap kebudayaan dunia.


(D) System kebudayaan. Romawi Kuno selama 12 abad dan Bzantium berdiri selama 10 abad (22 abad). Keduanya mempunyai kebudayaan yang bermutu tinggi. Kemajuan tersebut dicapai terutama pada masa pemerintahan Kaisar Agustus (Octavianus). Secara singkat hasil kebudayaan Romawi Kuno dapat diuraikan sebagai berikut:

1)      Dibidang Pemerintahan dan Hukum


i)        Diperkenalkannya system pemerintahan republic yang demokratis dan dikendalikan oleh pemerintah pusat yang mempunai perangkap lengkap, seperti Konsul, Senate, Tripun Plebis dan Ponifec Maximus. Setiap provinsi dipimpin oleh gubernur yang berasal dari pusat dan diawasi secara ketat.


ii)       System hukum, peraturan dan administrasi pemerintahan diselenggarakan dengan tertib dan rapi. Hukum ditegakkan, siapapun yang bersalah pasti dijatuhi hukuman yang setimpal. Karena itu semua warga Negara menghormati hukum yang berlaku. Bangsa Romawi Kunolah yang pertama berhasil menegakkan hukum bagi semua orang. Hukum Romawi Kuno itulah yang kemudian dijadikan dasar bagi hukum di Negara-negara dunia. Para ahli hukum Romawi Kuno yang terkenal adalah Pompianus, Kaisar Theodosius dan yang paling berjasa adalah Kaisar Justinianus dari Bzantium.


2)      Dibidang Seni. Seni bangunan (arsitektur) Romawi Kuno bercorak Hellenisme. Hal itu kita lihat dari benda seni hasil peninggalan mereka, seperti berikut ini: pertama, pembangunan kota Roma dengan gedung yang berdinding marmer; kedua, Amphitheater atau gedung pertujukan terbuka; ketiga, pembuatan pintu gerbang yang megah; keempat, pembangunan jalan raya yang panjang dan luas; kelima, pembangunan jembatan lengkung yang kukuh. Para arsitektur Romawi Kuno sangat terampil dalam menerapkan ilmu pengetahuan sedangkan orang Yunani mahir dalam ilmu pengetahuan.


3)      Di bidang Bahasa dan Seni Sastra.

i)        Berkembangnya bahasa Latin yang merupakan induk bahasa Negara di Eropa. Bahasa Latin menjadi bahasa ilmu pengetahuan sehingga memunculkan ahli pidato terkenal, yaitu Cicero.


ii)       Munculnya para sastrawan terkenal, seperti: Heracius adalah penulis syair puji-pujian. Virgelius adalah penulis syair kepahlawanan. Ovidius adalah penulis cerita dewa-dewa. Tecitius adalah penulis cerita pengembaraan yang berjudul Germania.


4)      Di budang Ilmu Pengetahuan, pertama, muncul ahli filsafat bernama Seneca; kedua, muncul ahli sejarah bernama Livius (Lividus).


5)      Dibidang Ekonomi, pertama, telah menggunakan mata uang sebagai alat pembayaran. Kedua, perdagangan di daerah sekitar Laut Tengah berkembang pesat bahkan sampai di Samudera Atlantik.


Kaisar yang pernah memimpin Kekaisaran Romawi:

1)      Octavianus (27 SM-14 M).

2)      Tiberius (14-37 M).

3)      Caligula (37-41 M).

4)      Claudius (41-54 M).

5)      Nero (54-68 M).

6)      Vespasianus (69-76 M).

7)      Titus (76-81 M).

8)      Domitianus (81-96 M).

9)      Nerva (96-98 M).

10)   Trajanus (98-117 M)

11)   Hadrianus (117-138 M).

12)   Antonius Pius (138-161 M).

13)   Marcus Aurelius (161-180 M).

14)   Kaisar-kaisar Tentara (193-305 M).

15)   Constantin (307-337 M).

16)   Theodosius Agung (379-395 M).

17)   Yustinianus Agung (527 M).

18)   Heraclius (610-641 M).


IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):

Ancient Roman Civilization Center with the oldest and Community Life
(Source: Suparman.2003.IPS Sejarah.Surakarta: the Three.)
Ancient Rome is located on the peninsula Apenina or Italy now and the island of Sicily in the west end. The soil of the mountains are a continuation Mountains Mountains Apenina Alpina in the north.Longitudinal direction of the mountains northwest southeast. That caused Italian mainland is divided into two, namely the western land and the eastern part. Low only a narrow plateau, located along the coast and river valleys. In the south, around Mount Visuvius fertile soil that can produce rice, corn, vegetables, olives and wine. Areas that are not fertile and somewhat dry grassland for livestock. Mine output in the form of iron, copper, gold and marble. Apenina Peninsula width just over 200 km with pantainya3.200 km long, high mountain ranges 1300-3000 m. in northern temperate rather dry and the southern subtropics is more wet. In the west bordering the Tyrrhenian Sea and the island of Sardina, bounded north Alpina Mountains, east by the Adriatic Sea, and southeast borders with Greece and the Ionian Sea. Italian peninsula has a long coastline that predominantly centered on the beach. They are mostly traders and livelihood as fishermen. Culture that developed in the Roman culture had a typical sea and since several centuries BCE advanced.
(A) History of Rome. Roman history in its development can be divided into three periods, as follows:
(1) Age of the Roman Empire (750-510 BC). Roman society is a mixture of Latin peoples (native to the Etruscan nation is a nation of migrants. Nations Etruscan entered Apenina peninsula in the 8th century BC and conquered the Latin nation. Subsequently, Etruscan nation states establish a policy that jumlahya city or fruit reaches seven one of whom was Roman policy. According to old stories, ancient Rome was founded by Romus and Romulus in 753 BC. they are descendants of heroes Troia. Originally region the ancient Roman city of Rome covers only the longer experiencing rapid development. ancient Rome was ruled by a king with absolute power. he doubles as warlords and supreme judge. Raja along with the Senate (House of Representatives) in charge of making laws. A Senate numbered 300 people consisting of the nobles (patricia). Ordinary people also have board Comitea Curiata called, but the effect is very small. At the time of the Roman Empire was ruled by seven kings. adala pompillius famous King. During its development, the nobility is more powerful than the king so that in the year 510 BCE royal Revolution erupted. Raja descended from his throne and forms of government turn into a republic dominated by aristocrats.

(2) Age of the Roman Republic (510-27 BC).
(A) Republican aristocracy. Ancient Roman Republic the fledgling republic was actually the nobility, aristocracy, and is still the city state (polis. At that time, the Ancient Roman society was divided into two gologan, namely: first, patricia or the nobility, and the second, or the plebeian class little people. Golngan Patricia has greater rights than the plebeian class. Patrica Group memegan government Romawisedang plebeian classes have no right. Consequently plebeian classes are always trying to claim that equality uprising. During hundreds of years plebeian class struggle, finally managed to right . Accordingly, the entire ancient Roman can be unified. structure rule is as follows:
i) highest PPemerintahan run by two people chosen from the Council to the patricia term of one year. They were accompanied by the Senate as an advisory board.

ii) There are two representatives. First, the parliament consisting of the patricia. With the latter consisting of representatives of the nobility and plebeians.

iii) There are four board members who have the right of veto (the right to cancel the decision of senate). They are called Tribuni Plebis. With this right Plebis Tribuni group can defend and fight for the interests of the people as well.

iv) To regulate religious affairs at the national level left to Ponifec Maximus.

 
(B) Imperium Romanum. After successfully strengthen its position in the country and strengthen the military. Ancient Roman Republic started to expand outside the region. In the year 266 BC the entire peninsula Apenina been mastered. Ancient Romans kept attacking Republican Carthago Trade in North Africa. The country has long been founded by the Phoenicians (Syria) and developed into a bustling trading center. Ancient Rome was unrivaled by Carthago so great war that dragged between Ancient Rome and Chartago. The first war in 264-241 BC and Chartago lost. The second war erupted in 218-210 BC and Chartago also suffered defeat. In 146 BC, destroyed by the Romans succeeded Chartago Kunp. Furthermore, Ancient Rome invaded Macedonia and Syria who previously helped Carthago. The attack took place in 214-148 BC and eventually Macedonia and Syria fell into the hands of Ancient Rome. Ancient Roman territory to be broadly covers the whole area around the Mediterranean Sea and its islands, Spain, France, southern England, Western Europe and Southeast Asia, Asia Minor, the Middle East, Arabia, Egypt, and North Agrika. This is an Imperium Romanum (Roman) controlled by the central government in Rome and defended by a formidable military force. Ancient Roman territory wide consequences, among others, the following:
i) The city of Rome the more densely populated. Land in cities controlled by the rich and important officials. The farmers are increasingly moving to the city, while employment in the city that have not been widespread among those many who became homeless. Those who live homeless called the proletariat.

ii) Regional ancient Roman colony is divided into several provinces headed by governors. From the government and serving as warlords. The governor has great power and can collect taxes from the people. Governor's tenure is only one year so that the governors were often used the opportunity to enrich themselves.

iii) many ancient Roman army who rented from foreign tribes due to fewer farmers as an independent Roman native and served as soldiers.

iv) At the level of the central government began to arise the strength to face each other and mutually dropped, as the Senate and the warlords.

v) The power of the Senate to be great. Senate not only legislative power in the field but also in the field of judiciary. Senate of the original function as an advisory body turned into the most powerful entity.
Achieve glory days of the Roman republic during the reign of Julius Caesar. It performs a variety of changes, namely: first, increase people's council members, and second, giving full citizenship throughout the province; Third, hold intermingling population; fourth, set the calendar.

(3) Period of the Roman Empire (27 BC-476 AD). After the civil war and fought over power between warlords and the Senate, in the year 27 BC, Octavian managed to become the sole holder of power. He was appointed by the Senate to be the first Roman emperor with the title of Imperator thus ending the reign of the Roman Republic. An emperor in addition to holding the highest authority in the government also doubled as Consul, religious leaders, and even considered a god. That's why Senate member title Caesar Octavianus Augustus, which means the mighty noble.Emperor Octavianus is competent, dignified, and wise. He was right the situation and development in all fields. For the welfare of the farmers do realignment landowner (land reform) in each province so that people return to live safely and peacefully. Similarly, the craftsmen, farmers, merchants and sailors. Octavian received broad support from all walks of life. Because it can take a long reign (27 BC-14 AD). The emperor is the successor of the famous Caesar Octavianus Tiberus, Emperor Nero, Emperor Vespasian, the emperor Hadrian, Emperor Antonius Pius, and the Emperor Constantine. At the time of Constantine (330 AD), the ancient Roman capital moved from Rome to Byzantium. In 395 AD, Emperor Theodosius had divided the kingdom into two, namely the Western Roman city thousands in Rome and the Eastern Roman or Byzantine capital Constantinople with.

(B) The collapse of the Western Roman. After the Roman Empire split into two by Theodosius, the Western Roman defense force is reduced. This situation is exacerbated by the political situation in the country is not stable. The emperor less responsible for the government and its people. Meanwhile, the commander of the greater power. Conflicts of interest and power are both common.The fate of the people overlooked. In general, the factors causing the collapse of the Western Roman is as follows:
i) Pain is not satisfied with the central government are widespread and profound that many provinces wanted to escape from the central government.

ii) Government increasingly using mercenaries from foreign tribes fighting spirit and dedication weak that its defenses were weakened, especially in the northern border. As a result, the interest of the German entry into Roman territory.

iii) The alien invasion of northern tribes (Jermania, Vandals and Goths) who can break into the Roman defenses and destroy everything they come across.
In the year 276 AD, a king of the tribe Jermania took over the position of the last of the Western Roman Empire. Thus was the end of the Roman Empire which had stood 12 centuries. The collapse of the Western Roman has no effect in the East. Byzantium was able to survive 10 centuries later. This disebabnya because of its strategic location in terms of both economic and military.

(C) System trust. Romans are polytheistic belief. Gods are worshiped like gods of the Greeks, only the names are different.Name similar to the name of the Roman god of the planet, such as the following:

i) the god Jupiter as the leader of the gods.

ii) as Goddess Venus Goddess of Beauty.

iii) the goddess Minerva as the god Science.

iv) as consort Goddess Juno Jupiter.

v) as the God of the Sea Neptune.
But believe in the gods, in the reign of Augustus was also born a new religion, namely Christianity and then a large impact on world culture.

(D) culture system. Ancient Rome during the 12th century and Bzantium stood for 10 centuries (22 century). Both have high-quality culture. Progress was achieved mainly during the reign of Emperor Augustus (Octavian). In brief, the results of Ancient Roman culture can be described as follows:
1) In the field of Governance and Law

i) The introduction of a democratic republic system of government and controlled by the central government mempunai complete traps, such as Council, Senate, and Ponifec Tripun Plebis Maximus. Each province headed by a governor who came from central and closely monitored.

ii) System laws, regulations and administrative held in an orderly and neat. Enforced law, anyone convicted surely punished accordingly. Therefore all citizens respect the law. The Romans were the first successful Kunolah enforce the law for everyone.Ancient Roman law was later used as the basis for the legal world countries. Ancient Roman jurists known is Pompianus, Emperor Theodosius and the most meritorious is the Emperor Justinian of Bzantium.

2) In the field of art. Arts building (architecture) Ancient Roman-style Hellenism. That we see the results of artwork their heritage, such as the following: first, the development of the city of Rome with a marble-walled building, secondly, Amphitheater or pertujukan buildings open; Third, creating a magnificent gate; fourth, a length of highway construction and wide; fifth arch bridge construction firm.The Ancient Roman architecture is highly skilled in applying science, while the Greeks are proficient in science.

3) In the field of English Literature and Art.
i) The development of the Latin language is the mother language of the State in Europe. Latin, the language of science that led to the famous orator, namely Cicero.

ii) The emergence of well-known writers, such as: Heracius is the author of poems of praise. Virgelius is epic writer. Ovid is the author of the story of the gods. Tecitius odyssey is the author of a story entitled Germania.

4) In budang Sciences, first appeared philosopher named Seneca, secondly, there is a history buff named Livius (Lividus).

5) In the field of economy, first, been using the currency as a means of payment. Second, trade in the area around the Mediterranean growing rapidly even in the Atlantic Ocean.

Emperor who had led the Roman Empire:
1) Octavian (27 BC-14 AD).
2) Tiberius (14-37 AD).
3) Caligula (AD 37-41).
4) Claudius (41-54 AD).
5) Nero (54-68 AD).
6) Vespasian (69-76 AD).
7) Titus (76-81 AD).
8) Domitian (81-96 AD).
9) Nerva (96-98 AD).
10) Trajanus (98-117 AD)
11) Hadrian (117-138 AD).
12) Antonius Pius (138-161 AD).
13) Marcus Aurelius (161-180 AD).
14) Army emperors (193-305 AD).
15) Constantin (307-337 AD).
16) Theodosius the Great (379-395 AD).
17) Justinian the Great (527 AD).
18) Heraclius (610-641 AD).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar